Iblis Bisa Memberkatimu
Kalau ada seminar bertema “Cara Mendapat Berkat Instan Tanpa Salib”, kemungkinan besar iblis sudah duduk di barisan depan—jadi pembicara tamu.
Kita sering berpikir iblis itu kerjanya cuma bikin hidup orang susah: penyakit, konflik, dosa murahan. Padahal Alkitab memberi satu fakta yang agak mengganggu iman nyaman kita: iblis juga bisa menawarkan “berkat”. Bahkan, penawarannya terlihat sangat rohani… kalau kita malas berpikir.
Adegan Legendaris: Yesus vs Iblis di Padang Gurun
Mari kita buka salah satu adegan paling tegang dalam Injil.
“Lalu Iblis membawa Dia ke tempat yang tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dalam sekejap mata. Kata Iblis kepada-Nya: ‘Segala kuasa itu serta kemuliaannya akan kuberikan kepada-Mu, sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa saja yang aku kehendaki. Jadi jika Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milik-Mu.’”
— Lukas 4:5–7
Perhatikan baik-baik.
Iblis tidak berbohong soal hadiah.
Ia menawarkan kuasa, kemuliaan, dan kerajaan dunia.
Tidak ada kemiskinan.
Tidak ada aniaya.
Tidak ada salib.
Cuma satu syarat kecil—hanya satu: menyembah dia.
Iblis Tidak Selalu Datang Membawa Masalah
Ini bagian yang sering bikin tidak nyaman.
Iblis tidak datang dengan kata:
“Ayo berdosa biar hidupmu hancur.”
Biasanya ia datang dengan kalimat lebih halus:
“Ayo ambil jalan pintas. Tujuanmu benar kok, caranya saja sedikit… fleksibel.”
Iblis tahu banyak orang Kristen:
Tidak anti-berkat
Tidak anti-sukses
Tidak anti-pengaruh
Yang sering kita anti sebenarnya cuma proses.
Berkat Tanpa Ketaatan Itu Bukan Berkat, Tapi Umpan
Yesus tidak menolak kerajaan.
Yesus menolak cara mendapatkannya.
Jawaban Yesus sederhana, dingin, dan mematikan tawaran itu:
“Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”
— Lukas 4:8
Masalah utama iblis bukan soal apa yang diberikan, tetapi siapa yang menerima penyembahan.
Iblis tidak keberatan kamu: kaya, berpengaruh, terkenal dan berhasil
Asal jangan taat sepenuhnya kepada Tuhan.
Ketika “Berkat” Justru Menjauhkan dari Allah
Ini pertanyaan yang jarang kita ajukan saat hidup sedang naik:
Apakah ini membawa aku lebih tunduk kepada Tuhan?
Atau hanya membuat aku merasa tidak lagi butuh Dia?
Karena faktanya:
Ada berkat yang membuat orang lupa berdoa.
Ada kelimpahan yang membuat orang berhenti mendengar suara Tuhan.
Dan di situlah iblis tersenyum paling lebar—bukan saat kita jatuh, tapi saat kita sibuk menikmati hasil tanpa bertanya sumbernya.
Penutup: Jangan Tertipu Berkat Palsu yang Terlihat Sah
Iblis bisa memberkatimu, ya.
Tapi ia tidak pernah memberkati tanpa menagih sesuatu yang lebih mahal dari yang ia beri.
Yesus memilih jalan panjang, salib, penderitaan—dan akhirnya menerima kerajaan bukan dari iblis, tetapi dari Bapa.
“Karena itu Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama.”
— Filipi 2:9
Pelajaran pahit tapi menyelamatkan:
Tidak semua pintu yang terbuka berasal dari Tuhan.
Dan tidak semua berkat layak diterima.
Kadang, iman justru diuji bukan saat hidup susah…
melainkan saat tawaran hidup mudah datang tanpa ketaatan.

Posting Komentar untuk "Iblis Bisa Memberkatimu"